2.5 Pengertian Data Flow Diagram dan Contohnya

Posted on Updated on

Data Flow Diagram (DFD) adalah suatu diagram yang menggunakan notasi-notasi untuk menggambarkan arus dari data sistem, yang penggunaannya sangat membantu untuk memahami sistem secara logika,tersruktur dan jelas.

DFD merupakan alat bantu dalam menggambarkan atau menjelaskan sistem yang sedang berjalan logis.

Kita dapat menggunakan DFD untuk dua hal utama, yaitu untuk membuat dokumentasi dari  sistem informasi yang ada, atau untuk menyusun dokumentasi untuk sistem informasi yang baru. 

Empat simbol yang digunakan:

  • External entity (Kesatuan luar) atau boundary (batas sistem) adalah untuk merepresentasikan sebuah external entity sebagai sebuah elemen sistem, misalnya: hardware, orang (user) atau program lain
  • Data Flow (Arus Data) adalah panah yang merepresentasikan satu atau lebih obyek data (arus data)
  • Data Store (Simpanan data) adalah merupakan simpanan data
  • Procees (proses) adalah kegiatan yang dilakukan oleh orang, mesin, atau komputer dari hasil suatu data yang masuk kedalam proses untuk menghasilkan data yang keluar dari proses.

Ada 3 (tiga) jenis DFD, yaitu :

  1.  Context Diagram (CD)
  2.  DFD Fisik
  3.  DFD Logis

DFD sering digunakan untuk menggambarkan suatu sistem yang telah ada atau sistem baru yang akan dikembangkan secara logika tanpa mempertimbangkan lingkungan fisik dimana data tersebut mengalir (misalnya lewat telepon,surat dan sebagainya) atau lingkungan fisik dimana data tersebut akan disimpan (misalnya file kartu,microfile,hard disk, tape, diskette dan lain sebagainya).

DFD merupakan alat yang akan digunakan pada metodologi pengembangan sistem yang terstruktur (struktured analisys and design). DFD merupakan alat yang cukup populer sekarang ini, karena dapat menggambarkan arus data di dalam sistem dengan struktur. DFD merupakan dokumentasi dadi sistem yang baik.

Tiga alasan yang menyebabkan sebaiknya dilakukan pemodelan sistem, yaitu:

  • Dapat melakukan perhatian pada hal-hal  penting dalam sistem tanpa mesti terlibat terlalu     jauh.
  • Mendiskusikan perubahan dan koreksi terhadap kebutuhan pemakai dengan resiko dan biaya minimal.
  • Menguji pengertian penganalisa sistem terhadap kebutuhan pemakai dan membantu pendesain sistem dan pemprogram membangun sistem.

Tetapi ada banyak bentuk model yang dapat digunakan dalam perancangan sistem antara lain model narasi, model grafis dan lain-lain. Dalam hal ini tidak terjadi masalah model mana yang akan digunakan, yang jelas mampu merepresentasikan visualisasi bentuk sistem yang digunakan pemakai, karena sistem akhir yang dibuat bagi pemakai akan diturunkan dari model tersebut.

Contoh Data Flow Diagram

Referensi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s